Pertemuan Yang Berbeda

Segmen 13
“Pertemuan Yang Berbeda”

       Di suasana siang hari yang panas, mereka sedang asyik membuat tugas kelompok. Tugas kelompoknya adalah membuat sebuah makalah Manajemen Operasi I, kelompoknya beranggotakan Vino sebagai ketuanya dan Faisal, Joni, Radit dan Kelvin sebagai anggotanya. Mereka bekerja dengan kompak, sama-sama mencari informasi tentang judul yang dipilih dari makul Manajemen Operasi I, masing-masing informasi yang mereka peroleh akan dipilih yang tepat dan ditarik sebuah keputusan yang nantinya akan dimasukan ke dalam inti dari pembahasan dan penutup. Vino berkata “untuk membuat format makalah yang pertama adalah pendahuluan yang berisikan latar belakang masalah, identifikasi masalah, pembatasan masalah dan perumusan masalah. Kedua adalah pembahasan mengenai masalah-masalah yang dihadapi dari judul makalah kita dan solusi-solusi untuk memecahkannya tentunya dengan pedoman teori-teori yang ada yang nantinya kita analisis. Ketiga atau terakhir adalah penutup yang terdiri dari Kesimpulan dan saran”. “Kami semua faham Vin” ucap Kelvin. Mereka semua membuat dengan sungguh-sungguh dan serius dengan situasi yang tenang dan sedikit canda tawa. Dua jam telah berlalu mereka telah berhasil menyelesaikan makalah dengan sebaik-baiknya, kuncinya kesuksesan sebuah kelompok adalah memberi sebuah kepercayaan kepada pemimpinya dan pemimpinya tentunya harus menghargai persepsi dari setiap anggotanya sehingga akan tercapai sebuah pengertian. Untuk  sekedar menyenangkan hati setelah membuat tugas tadi, mereka semua menyempatkan diri untuk bermain playstation 2 di kamar Vino.
       Saat giliran Vino main Ps ternyata ada panggilan dari Clara. “Ya sudah kalian berempat main dulu, soalnya ada telepon dari Clara” kata Vino. “Ya sudah Vin, dienakin saja” jawab Radit.
       Vino pun keluar dari kamarnya menuju teras depan sambil menjawab panggilan Clara. “Iya sayang ada apa” ujar Vino.
Clara: iya ini Vin, ada yang mau aku tanyakan?
Vino: mau tanya apa?
Clara: tugas makalah kelompok kamu sudah selesai belum (tersenyum)
Vino: oh itu…barusan sudah selesai..sekarang saja mereka sedang main ps..
Clara: maksud kamu Joni, Radit, Faisal dan Kelvin…
Vino: iya, aku kan satu kelompok dengan mereka, kamu sedang apa sayangku…
Clara: aku juga sama sedang bikin makalah kelompok…oh iya Vin, untuk pembahasan dikasih teori nggak Vin…
Vino: iya dikasih dong..begini aku jelaskan pembahasan itu kan sama halnya mencari solusi dari masalah tersebut,,,sedangkan gunanya sebuah teori yang berhubungan dengan masalah tersebut sebagai pedoman kita..sebuah makalah kan sebuah karya ilmiah…jadi, harus sesuai dengan realita..dari teori itu mengenai masalah tersebut nantinya kita analisis untuk menghasilkan sebuah solusi begitu…
Clara: oh begitu ya Vin…maksih ya sayang…cowokku memang pintar (tertawa)
Vino: ahh sayang berlebihan tuh,,ya sudah buat tugasnya sekarang…teman-teman kamu pada nunggu tuh…(tersenyum)
Clara: oke sayang…maaf sudah ngrepotin (bercanda)
Vino: halah nggak apa-apa..kalau ada yang mau ditanyain jangan sungkan-sungkan pasti aku bantu kamu kok…(tersenyum)
Clara: ok Vin…

       Itulah gunanya kita pacaran, kalau diambil sisi positifnya pasti jauh lebih bermanfaat. Kita juga bisa saling sharing untuk melengkapi pengetahuan kita. Setelah Vino selesai ditelepon Clara, Vino kembali melanjutkan untuk bermain Ps dengan teman-temannya. Kita hidup di dunia tidak harus selalu serius, tetapi hati dan pikiran kita juga butuh diperhatikan terutama mengenai hal-hal yang menyenangkan seperti berolah raga, bermain game, percandaan dan lain-lain. Supaya hati dan pikiran kita tidak cepat lelah ketika memikirkan hal-hal yang serius.
      Hari sudah mulai sore, mereka akhirnya menyudahi bermain ps.Kalian kan belum makan gimana kalau kita cari makan dulu di luar, kebetulan ibuku nggak masak kok men” kata Vino.
       “Ya sudah..boleh juga itu Vin” jawab Joni. Mereka berlima sepakat untuk mencari makan di luar. Tibalah mereka pada sebuah warung nasi rames dan mereka segera memesan pesanan masing-masing. Tidak lama kemudian, setelah selesai makan Vino menyempatkan diri untuk mencari flash disk kebetulan warung itu dekat dengan toko komputer. Dari arah kejauhan Vino melihat orang penjual es jus. Vino berkata dalam hatinyaaku kayak kenal dengan orang penjual es jus itu, tapi siapa ya (berusaha mengingat-ingat) oh iya aku ingat sekarang, dia kan seorang anak yang mencopet di Malioboro itu yang aku kasih uang 20 juta”. Vino pun menghampiri orang itu. “dek, kamu anak yang waktu itu kan” ucap Vino.
Mantan pencopet: iya mas…aku juga masih ingat mas (bersalaman dengan Vino)
Vino: ya bagus lah,,sekarang kamu sudah jauh menjadi lebih baik (tersenyum) bagaimana kabar ibu kamu sudah sembuh (serius)
Mantan pencopet: alhamdulilah mas…berkat uang pemberian mas, ibu saya sukses dioperasi mas…dan sesuai amanah mas..uang sisa operasi saya dirikan usaha ini mas…lumayan cukup berkembang mas (wajah yang senang)
Vino: syukurlah (lega)..aku juga turut senang dengarnya…yang penting setelah kamu berhasil mencari penghasilan sendiri, jangan lupa uang penghasilan kamu sebagian kamu sedekahin..insyaallah allah akan selalu meridhoi usaha kamu ini dan usaha kamu bisa menjadi lebih baik (tersenyum)
Mantan pencopet: pastinya mas…ketika aku sedang berada di atas aku tidak lupa untuk menengok ke bawah mas…masih banyak orang yang masih menderita dari pada saya…dan saya sangat berterima kasih kepada mas…karena mas, sudah mengajari saya tentang banyak hal..terutama arti dari sebuah kehidupan..
Vino: sama-sama…aku hanya sebagai perantara saja..berterima kasihlah kepada Tuhan..karena Tuhanlah yang memberi kemudahan di setiap cobaan (tersenyum)
Mantan pencopet: iya mas…oh iya mas, mau minum apa nanti saya buatin (mempersilahkan Vino)
Vino: tidak usah dek..makasih kebetulan aku itu mau beli flash disk begitu..dan tak sengaja aku melihat kamu di sini..(melihat jam ditangannya)
Mantan pencopet: oh begitu…sekali lagi saya ngucapin terima kasih mas…(mengingat dulu)
Vino: iya mas…pesan saya, kamu sekarang kan jadi penjual..berikan yang terbaik untuk pelanggan dan konsumen kamu…beri mereka pelayanan yang sebaik-baiknya dan ramah..karena dengan itu mereka akan merasa nyaman dengan pelayanan kamu atas barang dan jasa yang kamu berikan (tersenyum)
Mantan pencopet: ok mas…pesan mas akan selalu aku ingat (tersenyum)
Vino: sipz..ya sudah aku mau beli flash disk dulu kebetulan teman-temanku di sana sedang menunggu aku ..aku do’ain semoga usaha kamu semakin laris…ok! aku duluan (bersalaman)
Mantan pencopet: amin…hati-hati mas..(tersenyum)

      Begitulah, ketika kita sedang berada di atas janganlah lupa untuk menengok ke bawah masih banyak orang-orang yang masih kesusahan. Jadi, kita harus selalu bersyukur dan banyak-banyaklah menolong orang di sekitar kita. Dengan itu semua, arti kehidupan akan kita dapatkan. Bukankah, kesejahteraan itu untuk semua orang bukan untuk diri kita sendiri dan kita wajib memperjuangkan kesejahteraan untuk orang di sekitar kita. Dimana kita menanam kebaikan pasti kita akan memetik kebaikan pula, di sinilah semua orang berpikir kalau kita berharga bagi mereka. Bahwa, semua perbuatan yang kita lakukan hanya semata-mata mengharap ridho Illahi. Dari ridho Tuhan, pasti kita akan mendapat berkah-Nya.

minato

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s