Kekasih Pertama

Segmen 5
“ Kekasih Pertama

      Untuk para kalangan remaja, malam minggu adalah malam yang indah karena saatnya para cowok “wakuncar” atau waktu kunjung pacar. Tetapi, bagi Vino malem minggu ini adalah hari yang special dan momen yang sangat berharga karena malam minggu ini pula Vino akan mengungkapkan perasaan cintanya kepada si cantik Clara.
       Ditemani hp BBnya, dengan hati yang senang. Vino hanya terdiam di kursi depan rumahnya. Dalam hatinya berkata “apabila ia benar-benar menjadi kekasih Clara, ia berjanji akan selalu menjaga dan membahagiakan dengan kondisi apapun”. Selanjutnya, Vino bersiap-siap dengan penampilannya untuk bertemu dengan calon kekasihnya. Dengan jaket kulit berwarna merah, celana jeans hitam Vino terlihat “ganteng dan keren”. Saat keluar dari kamarnya, Vino berpas-pasan dengan ibunya.
Bu Risma: anak mama kok ganteng banget, mau pergi kemana hayoo…pasti mau maen ke rumah Clara kan? ngaku,,(tersenyum dan menyentuh bahu Vino)
Vino: (dengan rasa sedikit malu) ahh…mama tahu aja (nada bercanda) ya sudah mah, Vino ke rumah Clara dulu.
Bu Risma: pulangnya jangan malam-malam nak, nggak enak sama orang tua Clara.
Vino: ok! mah…Vino berangkat dulu (mencium tangan mamanya)
Bu Risma: ya sudah hati-hati di jalan (tersenyum)

       Vino pun akhirnya sampai di rumah Clara, dengan perasaan yang deg-degan. Di depan rumah Clara nampak adiknya sedang bermain dengan teman-temannya.
Vino: hai Rico,,kak Clara di rumah nggak? (mendekati Rico)
Rico: ada itu kak, sedang nonton tv di rumah (menunjuk ke dalam rumah)
Vino: oh,, ya sudah makasih ya Rico, lanjutkan lagi mainnya (tersenyum)
Rico: iya kak Vino, sama-sama.
       Bu Santi tiba-tiba keluar dari rumahnya.
Bu Santi: ada apa nak Vino, mau ketemu Clara ya (tersenyum)
Vino: iya bu (wajah yang sedikit merah)
Bu Santi: nak Vino tunggu sebentar, ibu panggilkan Clara dulu.
Vino: iya bu..makasih (tersenyum)
Bu Santi: silahkan duduk nak Vino, ibu buatin minum sekalian (tersenyum)
Vino: iya bu makasih, maaf kalau ngrepotin (tersenyum sambil kepala menunduk)
Bu Santi: nggak apa-apa nak Vino,, anggap saja rumah sendiri (tersenyum)
Vino: (hanya tersenyum dan duduk di kursi ruang tamu)

       Clara pun menghampiri Vino.
Clara: waduh..penampilan kamu “necis” banget (tertawa)
Vino: kan ini aku persembahkan buat kamu (tersenyum)
Clara: ihh..Vino gombal dech (nada bercanda)
Vino: (tertawa)
Clara: emangnya ada yang lucu (bercanda) ya sudah Vin, tunggu sebentar aku ganti baju dulu ya..
Vino: ok! (memandang Clara dengan senyum manis)

       Ibu Santi datang sambil membawa minuman.
Bu Santi: ini nak Vino, minumnya..(menaruh di depan Vino)
Vino: makasih ya bu..(tersenyum)
Bu Santi: ya sudah ibu masuk dulu (berjalan ke dalam)

       Beberapa menit kemudian Clara keluar dari kamarnya.
Vino: wow..kamu cantik banget malam ini seperti lukisan pantai di siang hari yang memancarkan cahaya suci (menggombal)
Clara: kamu lebay deh Vin (tertawa)
Vino: haruskah aku selalu menggombalimu biar kamu selalu bilang lebay padaku?( tersenyum)
Clara: terus aku harus jawab apa dong kalau begitu (tersenyum)
Vino: bilang saja mundur,,ke kanan sedikit (tertawa)
Clara: memangnya aku tukang parkir Vin (tersenyum)
Vino: iya kamu tukang parkir,, tapi tukang parkir yang menjaga hatiku (tertawa)
Clara: gombalanmu Vin, menusuk tulang dan jiwa ragaku (tersenyum)
Vino: kalau kayak begini,, kapan kita berangkatnya ya (tertawa)
Clara: (tertawa) kamu sih,,dari tadi gombal melulu..ya sudah ayo kita berangkat..
Vino: ayo.. tapi aku mau pamit dulu sama ibu kamu..(berdiri)
Clara: bentar, aku panggilkan  ibu dulu..(menuju ke dalam)

       Bu Santi pun menuju ke ruang tamu.
Bu Santi: mau ngajak Clara main kemana nak Vino? (keluar dari dalam ruang TV)
Vino: biasa bu..jalan-jalan kan sekarang malam minggu, malamnya anak muda (tersenyum). Saya dan Clara pamit keluar dulu ya bu…(bersalaman)
Bu Santi: iya nak Vino,, hati-hati di jalan dan satu lagi nak Vino pulangnya jangan malam-malam ya..(tersenyum)
Vino: iya bu..(menaiki motornya sambil tersenyum)
Clara: Clara pergi dulu bu, assalamu’alaikum..
Bu Santi: iya hati-hati..wa’alaikumsalam.

       Sambil mengendarai motor Vino bertanya kepada Clara.
Vino: kita ke tempat biasa ya Clara..
Clara: OK! Vin..(tersenyum)

       Lalu, mereka sampai juga ke tempat biasa yaitu di taman. Dengan suasana yang ramai, terang dan indah. Mereka akhirnya duduk berdua di sana.
Vino: malam ini ramai banget ya di sini (memandang clara)
Clara: iya,, inikan malam minggu jadi, banyak orang yang pacaran (melihat sekitar)
Vino: kamu nggak pengen seperti mereka (tersenyum)
Clara: (tertunduk malu sambil tersenyum)
Vino: oh iya Clara..coba kamu lihat ke atas, kenapa ya langit yang gelap bisa terlihat indah?
Clara: iya mungkin, karena ada banyak bintang dan bulan yang memberi cahaya pada malam hari (tersenyum)
Vino: iya benar banget ..seperti, dengan bumi. Bumi memang indah tetapi terasa kurang apabila tidak dihuni manusia karena manusialah yang membuat warna dalam dunia ini (tersenyum)
Clara: kamu memang benar Vin…hmm, kamu lihat nggak pasangan yang di sebelah sana..
Vino: iya…aku lihat, emang kenapa Clara?
Clara: kayaknya,, mereka saling mencintai ya..pasti mereka sedang bahagia banget bisa berduaan di tempat yang indah ini..
Vino: walaupun, hidup kita penuh cobaan apabila kita ditemani oleh seseorang yang peduli dengan kita, cinta sama kita pasti hidup ini kan terasa indah..terkadang seseorang itulah yang menjadi motivasi dan semangat hidup kita.
Clara: (hanya terdiam)
Vino: di malam yang indah ini aku ingin bilang sesuatu…sesuatu yang bakal membuat hidupku berubah dan menjadi lebih baik serta sempurna…iya aku sangat senang selama ini kamu ada buat aku..walau kita cuma sekedar teman tetapi, sekedar teman kurang cukup untuk diriku…aku ingin menjadi seseorang yang istimewa dalam hidupmu..membawa dalam kebahagiaan dalam suka maupun duka. Kamu tahu kan yang aku bicarakan?
Clara: aku tahu, aku juga senang mendengarnya (perasaan yang deg-degan)
Vino: (memegang tangan Clara dan memandang Clara) apakah kamu mau Clara, menjadi kekasihkukekasih hati seperti sepasang burung merpati yang saling setia satu sama lain..
Clara: (rasa yang senang, malu dan terharu) iya Vin,, aku mau menjadi kekasihmu karena aku juga sayang dan cinta sama kamu Vin, aku juga ingin kamu menjadi seseorang yang istimewa dalam hidupku. Seseorang yang bisa mengarahkan dan membimbingku menuju cahaya yang dicari semua orang yaitu surga (memandang Vino)
Vino: makasih ya Clara,, sekarang aku seneng banget..aku kan selalu menjaga kepercayaanmu (memeluk Clara)
Clara: walau aku manusia yang tak sempurna,, tapi aku kan menyempurnakan dengan cintaku yang aku miliki..selalu di sampingmu selamanya (dipelukannya)
Vino: buatku, aku sangat bersyukur bisa dapetin seorang wanita sebaik kamu dan secantik kamu…sangat jarang jaman sekarang masih ada wanita seperti kamu Clara…aku pun bangga menjadi laki-laki yang kamu cintai..
Clara: makasih ya Vin (dengan perasaan sangat senang). Ini kan sudah malam..pulang yuk Vin..
Vino: oh iya..aku hampir saja lupa..maaf ya sayang (tersenyum)

       Vino dan Clara akhirnya, menjadi sepasang kekasih yang saling mencintai, mendukung dan memotivasi. Mungkin, mereka kan selalu mengingat taman ini karena taman ini adalah langkah awal kehidupan mereka. Vino dan Clara mempunyai kesamaan mereka sama-sama memiliki hati yang baik. Dan malam ini, malam yang terindah dan terkesan untuk mereka yaitu pacar pertama dan cinta yang pertama untuk mereka.
       Pada dasarnya “cinta” itu indah. Baik atau buruknya cinta, manis atau pahitnya cinta, indah atau tidaknya cinta tergantung oleh orang yang menjalankan, mau dibawa ke mana cinta itu? dan banyak yang bilang kalau cintai itu terkadang pahit, seperti jamu walaupun pahit tapi dapat bermanfaat untuk tubuh kita. Begitu juga cinta pahitnya cinta adalah pengalaman dan berkah untuk menjadi lebih baik ke depannya.

minato

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s