Kuliah pertama

Segmen 1
Kuliah Pertama

       Ayam berkokok membuka kesejukan di pagi hari, Vino membuka mata perlahan dan bergegaslah dia mengambil air wudhu. Dari sudut dapur tercium aroma ayam goreng makanan kesukaan Vino. Setelah sholat subuh dan mandi, Vino langsung menuju ke meja makan, ibu Vino sudah mempersiapkan menu makan ayam goreng di meja makan. Lalu Vino sarapan pagi dengan lahapnya dengan menu ayam goreng buatan ibunya. Bu Risma adalah orang tua kandung Vino dan ayah Vino bernama Pak Johan seorang pengusaha yang kaya raya dan Direktur Utama di sebuah perusahaan. Vino adalah anak semata wayang yang dibesarkan oleh keluarga itu. Vino termasuk anak yang baik, ramah dan peduli dengan orang lain.
       Pukul 07.00 wib, Vino berangkat ke kampus dan tak lupa ia berpamitan dengan ibunya. Hari ini adalah hari pertama Vino masuk kuliah, Vino kuliah di UGM atau Universitas Gajah Mada di Yogyakarta. Di hari pertama masuk kuliah saja, sudah banyak cewek-cewek yang tertarik dengannya. Maklum karena Vino “ganteng”. Di kuliah Vino juga ada teman SMA Vino yang bernama Clara. Clara adalah cewek cantik dan sederhana, waktu SMA dulu mereka saling suka entah kenapa Vino nggak mengungkapkan perasaannya. Waktu menunjukan pukul 11.00 wib tanda waktu kuliah telah selesai. Cepat-cepat Vino menuju tempat parkir untuk mengambil motornya. Pada saat perjalanan menuju parkir, Vino bertemu dengan Clara dengan hati yang deg-degan Vino menyapa Clara. “hai Clara, apa kabar?” Clara menjawab “hai juga Vin, kabarku baik dan kamu?”.
Vino: kabarku juga baik, akhirnya kita satu kampus juga ya…oh iya, btw kamu berangkat kuliah naik apa?
Clara: aku naik angkot kok Vin, maklum di rumah nggak punya sepeda motor (tersenyum)
Vino: ya sudah aku antar yuk….(sambil mengambil motornya)
Clara: aku nggak ngrepotin kamu Vin…(tersenyum)
Vino: ya enggaklah kan kita searah, walau rumah kamu “pelosok” alias terpencil (tertawa)
Clara: walaupun rumah aku ”pelosok” kan dulu kamu juga sering main ke rumahku (tersenyum)
Vino: ya juga sih…ya sudah pulang sekarang yuk…nanti, keburu siang kulitmu yang putih nanti jadi item lagi kayak orang papua (tertawa)
Clara : ihh…kamu dari dulu nggak pernah muji aku (cemberut) . Ayo, ya sudah jalanya jangan ngebut-ngebut (tersenyum)
Vino: iya deh…pegangan yang erat ya (nada bercanda).
Clara: ok..sipp dah.. (tersenyum)

       Akhirnya, mereka pulang bersama dengan penuh kebahagiaan pada masing-masing wajah mereka. Bahwa setiap pertemuan pasti akan meninggalkan kesan yang menyenangkan dan dengan pertemuan kita bisa lebih saling mengenal satu sama lain karena sebuah pertemuan adalah langkah awal untuk berkomunikasi dengan baik.

minato

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s